Nasional Pemilu Politik

Pengamat Nilai Erick Thohir Mendapat Restu Jokowi Sebagai Cawapres

Selamat siang Pak/Bu 🙏 Perkenalkan saya Mike dari Management Bolangtogel ingin menginformasikan kepada Bapak/Ibu Pengurus dan pimpinan IDN. Bahwa pada tanggal 24 September 2023 pada pasaran Bullseye periode 242 adanya kesalahan pada waktu buka pasaran dari website resmi Bullseye yang tidak sesuai dengan jadwal semestinya. Berikut adalah Jadwal pasaran Bullseye : - Buka pasaran pada Pkl 13:15 WIB - Tutup pasaran pada Pkl 12:55 WIB - Result pasaran pada Pkl 13:15 WIB Namun pada hari ini tanggal 24 september 2023 Result keluar (Dipercepat) pada Pkl 12:15 WIB tanpa sepengetahuan management kami. Dikarenakan status pasaran masih terbuka pada situs dan result 7971 sudah keluar pada website resmi Bullseye, Alhasil terdapat 15 pemain yang melakukan betting di Bullseye dengan bettingan 7971. Hasil Result Bullseye kami proseskan dengan total menang sebesar PT KALAH 626,117,681.44 dan dengan itu kami langsung lock 15 id member yang menang di pasaran Bullseye dengan bertujuan selanjutnya akan menarik seluruh chip kemenangan tersebut dengan cara satu persatu. Namun diwaktu yang singkat tersebut member dengan cepat bermain di permainan : - Slot pragmatic dengan jumlah kekalahan sebesar 481,484,537 - Casino dengan jumlah kekalahan sebesar 2,210,000 Menggunakan saldo kemenangan tersebut dengan bettingan besar. Dengan kami cekkan Total Akuran kira - kira sebesar 120,923,634 #Saya lampirkan Foto List ID dan Kemenangan beserta Bukti lainnya. Oleh karena itu, Kami memohon kepada Bapak/Ibu Pimpinan dan Pengurus IDN untuk sekiranya memberikan arahan dan perhatian terhadap kendala / masalah / kerugian yang sedang kami alami. Karena Website kami Saat ini belum mendapatkan hasil yang maksimal dan membutuhkan perhatian khusus dengan masalah ini. Terima kasih.

Erick Thohir Mendapat Restu Jokowi – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai Menteri BUMN Erick Thohir ini telah mendapatkan restu dari Presiden Jokowi sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Hal itu terlihat dari pernyataan orang nomor satu itu yang mengizinkan menterinya untuk maju di demokrasi mendatang.

“Potensi Erick Thohir sebagai cawapres ini sudah mendapat restu dari Presiden Jokowi,” kata Dedi, saat dihubungi, Sabtu (23/09/2023).

Diketahui, orang nomor satu di Indonesia ini memang kerap kali memberikan sinyal-sinyal dukungan kepada Erick Thohir untuk menjadi Cawapres. Seperti saat melakukan peninjauan ke Bulog pada beberapa waktu lalu, di mana Jokowi memberikan sinyal peluang kepada Erick Thohir.

Tentu momen tersebut dilakukan oleh Presiden Jokowi kalau tidak memiliki hubungan yang sangat dekat. Kedekatan kedua tokoh ini sudah sejak lama dibangun bahkan sebelum Erick Thohir memasuki dunia pemerintahan.

 

Baca Juga : Disambut Lautan Massa di Makassar, Anies-Cak Imin Yakin Bisa Menangkan Pilpres 2024

 

Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah ini menjadi tokoh yang tegak lurus Presiden Jokowi sampai saat ini.

Banyak tugas yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Erick Thohir dan mendapatkan pujian serta apresiasi oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Salah satu tugas yang tidak bisa dilupakan oleh Presiden Jokowi adalah ketika Erick Thohir dipercaya menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) dan sukses memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 lalu.

Momen tersebut menjadi jasa yang sangat besar Erick Thohir untuk Jokowi.

Melihat itu, Dedi mengatakan tak heran jika Eks Presiden Inter Milan ini mendapatkan julukan sebagai menteri andalan dan dipercayakan oleh Presiden Jokowi. Berkat itu, Erick Thohir dinilai dapat melanjutkan berbagai kebijakan dan program pemerintah ke depan.

“Memang kesan Jokowi mendukung Erick cukup sering terlihat, karena ia cukup dianggap layak karena miliki pengalaman,” pungkas Dedi.

 

Peluang Erick Thohir Cawapres Dinilai Terbuka Meski Demokrat Gabung KIM

 

Partai Demokrat secara resmi deklarasi mendukung Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Menurut Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir masih memiliki peluang untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Prabowo.

Hal itu dinilai Mulyawan karena peluang cawapres dari Demokrat yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mendampingi Ketum Gerinda ini cukup berat. Sebab, tokoh yang sangat potensial untuk berpasangan dengan Prabowo yaitu Erick Thohir.

“Sehingga saya lihat dengan masuknya Demokrat dan AHY dalam koalisi Indonesia Maju tidak akan menggerus peluang besar Pak Erick Tohir untuk bisa menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo,” kata Mulyawan, Sabtu (23/09/2023).

Salah satu menjadi faktor mengapa menteri andalan dan kepercayaan Presiden Jokowi ini potensial mendampingi Prabowo karena memiliki modal yang cukup kuat. Diketahui, Erick Thohir memiliki pendukung yang besar karena karakternya yang terbuka.

 

Baca Juga : Raih Suara Terbanyak di Pemilih PKB, Pengamat: Prabowo Preferensi Pemilih Nahdliyin

 

 

“Sebenarnya wajar apabila lembaga survei menempatkan nama Pak Erick Tohir sebagai Cawapres di posisi teratas karena adanya pendukung,” ungkap Mulyawan.

Terbukti dalam elektabilitas, Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah ini terus merajai bursa cawapres di beberapa lembaga survei. Seperti Politika Research and Consulting (PRC) yang memperlihatkan Erick Thohir menduduki posisi teratas dengan hasil 16,8 persen suara.

Tak hanya itu dalam survei nasional seperti Polling Institute periode Agustus dalam simulasi lima nama cawapres,

nama Erick Thohir ini menjadi urautan pertama dengan hasil 24,5 persen suara. Dalam kedua survei tersebut membuat Erick Thohir sangat disukai publik sebagai cawapres.

Apabila Eks Presiden Inter Milan ini disatukan bersama Prabowo maka akan menjadi kandidat pasangannya yang sulit dikalahkan. Karena kedua tokoh ini memiliki elektabilitas tertinggi di bursa capres dan cawapres.

 

Credit : Liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *